Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan

Download Ebook “Kenakalan Rambat” Karya Agus Mulyadi

Minggu lalu, saya merilis ebook berjudul “Kenakalan Rambat” yang merupakan edisi digital dari buku “Rambat yang Selingkuh dengan Penjaga Stan Bazar Buku” yang diterbitkan oleh Buku Mojok enam tahun lalu.

Kenakalan Rambat

Saya memang sedang sok-sokan ikut tren menjual produk digital berupa ebook seperti yang dilakukan oleh kawan-kawan di media sosial belakangan ini.

Karena saya tidak punya ebook, dan malas menjual ebook yang isinya berupa “Tips membuat ebook dan menjual ebook”, saya akhirnya memutuskan untuk mendigitalkan salah satu buku saya yang sudah habis masa kontraknya, dan buku “Rambat yang Selingkuh dengan Penjaga Stan Bazar Buku”-lah yang saya pilih, sebab saya memang merasa buku inilah yang paling lucu dari semua buku yang pernah saya tulis.

Buku tersebut berisi kumpulan cerita dewasa yang saya olah dari humor tongkrongan dan buku Mati Ketawa ala Amerika.

Bukan tanpa alasan saya suka dengan kisah humor dewasa. Sejak lama saya memang sudah sangat mengagumi dan menyukai tulisan-tulisan Gunarso TS, penulis legendaris pengisi rubrik “Nah Ini Dia” di Harian Pos Kota yang memang punya kemampuan spesial dalam menyajikan kisah kriminalitas dengan sentuhan bumbu erotisme. Nah, kekaguman itulah yang sedikit banyak membuat saya mau menulis cerita-cerita dewasa di salah satu rubrik Mojok.co yang kelak diberi nama “Cipox”.

Di rubrik itu, tentu saja saya tidak mau menulis cerita dewasa yang bikin pembacanya terangsang seperti cerita-cerita stensilan kebanyakan, saya ingin membuat cerita dewasa yang menjadikan humor sebagai daya tarik utamanya, bukan adegan seksualnya. Saya memakai sosok bernama Rambat sebagai tokoh utama dalam cerita-cerita tersebut.

Setelah berjaya dalam waktu relatif singkat, rubrik Cipox akhirnya ditutup sebab makin jarang penulis lain yang bisa mengisi konten cerita dewasa itu, sementara saya sendiri agak kelimpungan kalau harus terus menulis sendirian setiap minggunya. Maklum saja, walau saya memang agak bertampang mesum, namun fantasi seksual saya terbatas dan tidak bisa diperas terus-menerus.

Tahun 2018, tulisan-tulisan saya di rubrik Cipox itu diterbitkan oleh Buku Mojok dengan judul “Rambat yang Selingkuh dengan Penjaga Stan Bazar Buku” yang diambil dari salah satu judul tulisannya. Buku itulah yang kemudian saya jadikan ebook berjudul “Kenakalan Rambat” ini.

Ebook “Kenakalan Rambat” ini saya jual murah, Rp 17 ribu saja. Saya sempat bingung menentukan harga jual ebook ini, sebab ebook ini memang berisi cerita yang tidak mencerdaskan kehidupan bangsa, tidak memicu produktivitas, dan tidak menambah skill pembacanya. Jadi saya tidak mau menjualnya dengan harga mahal.

Harga 17 ribu saya pilih semata karena isinya memang ada 17 cerita, anggap saja satu cerita harganya seribu. Toh orang-orang juga belum tentu mau beli. Laku Alhamdulillah, tidak laku ya sewajarnya.

Saat link pembelian ebook ini saya sebar, ternyata banyak juga yang beli. Saya tentu kaget, dan girang. Dalam dua hari, ada 100 orang yang beli. Padahal bayangan saya mentok cuma bakal laku 50 eks.

Saya senang membaca review beberapa pembaca yang merasa terhibur dengan cerita di ebook ini. So, terima kasih buat para pembaca yang sudah membeli dan membaca cerita-cerita yang tidak mencerdaskan kehidupan bangsa ini.

Buat kawan-kawan yang ingin mendownload ebook ini, bisa di melalui link di bawah ini:

“Kenakalan Rambat” edisi full (Rp17 ribu)

“Kenakalan Rambat” edisi sampel (gratis)

Belajar Menulis Lucu dari Buku ‘Humor Jurnalistik’-nya Mahbub Djunaidi

Menulis cerita lucu adalah satu hal, sedangkan menulis lucu adalah level yang lain. Anda mungkin bisa tertawa terbahak-bahak jika melihat langsung saat saya terjatuh terpeleset kulit pisang lalu wajah saya disambut tahi kebo seperti selayaknya adegan-adegan slapstick film Warkop itu. Namun saya yakin, Anda tidak akan tertawa (atau kalaupun tertawa, tidak akan seterbahak-bahak itu) saat adegan tersebut tidak Anda saksikan secara langsung, melainkan hanya Anda ketahui melalui tuturan tulisan.

Sebaliknya, Anda mungkin tidak akan tertawa jika berjumpa dengan Karni Ilyas atau David Letterman. Namun, Anda boleh jadi akan tertawa (minimal menyunggingkan senyum) jika Anda menemui Karni Ilyas dan David Letterman tidak secara langsung, melainkan dari narasi tulisan seperti di bawah ini.

David Letterman, lelaki bangkotan yang namanya bisa di-Indonesia-kan menjadi Daud Suratman itu adalah presenter yang amat kondang, kelasnya internasional. Kalau di level lokal, ada Karni Ilyas, sosok presenter yang amat berkharisma walau suaranya serak parau dan kalau ngomong harus sering dicicil selayaknya tagihan kulkas dari Columbia itu.

Nah, dalam urusan membikin lucu tulisan, saya kira tak ada yang lebih piawai ketimbang Mahbub Djunaidi. Ia, entah kenapa, selalu jenaka ketika memilih kata dan memanfaatkan majas dalam menarasikan sesuatu.

‘Sejak muda, saya tidak pernah bisa bermain bola. Ini membuat perasaan rendah diri, seakan-akan kaki saya cuma sebelah. Seringkali saya duduk termenung di tepi lapangan terheran-heran mengenang nasib. Kadangkala ada juga teman berbaik hati mengajak partisipasi. Tentu saja bukan ikut main, melainkan dipersilakan jaga sepeda.’

Itu adalah paragraf pembuka yang ia tulis dalam sebuah esai berjudul Kesatria. Bayangkan, hanya dalam paragraf pembuka saja, ia sudah mengemas dua humor sekaligus. “Seakan-akan kaki saya cuma sebelah”, dan “Tentu saja bukan ikut main, melainkan dipersilakan jaga sepeda”.

Mahbub sebenarnya cukup saja menuliskan bahwa ia tak pandai bermain sepakbola. Namun bukan Mahbub namanya kalau ia tak menambahkan bumbu humor.

Masih dalam esai yang sama, Mahbub menulis demikian: ‘Ada organisasi bernama Our Dumb Friend League, organisasi yang merawat binatang seperti keponakan sendiri.’

Ia tak mau menulis Our Dumb Friend League dengan narasi organisasi penyayang binatang, itu terlalu biasa. Dengan sangat jenius, ia menuliskannya dengan “Merawat binatang seperti keponakan sendiri.” Ini tentu level humor yang menyenengkan.

Ketika menuliskan aksi demontrasi di Luneta, Manila, Filipina pada 2 Oktokber 1960, alih-alih menggunakan kalimat “Anak-anak muda, dari usia remaja sampai anak ingusan”, Mahbub justru menuliskannya dengan “Berkerumun ratusan anak-anak. Sebagian sudah remaja, sebagian masih mengulum es lilin.”

Keparat betul, kenapa ia bisa kepikiran untuk menuliskan narasi ‘mengulum es lilin’ itu?

Atau simaklah bagaimana Mahbub menuliskan betapa dahsyatnya Moh. Isnaeni sebagai seorang wartawan itu.

‘Moh. Isnaeni bukanlah wartawan sembarang wartawan, melainkan biangnya wartawan. Ibarat beras, dia itu beras Cianjur. Apa yang lebih hebat daripada itu? Tidak ada. Andaikata dia bukan berasal dari Madiun, melainkan dari Isfahan di Iran, berani taruhan, pangkatnya sudah mullah. Ke mana telunjuknya menuding, ke sana orang bergegas, hingga tersandung-sandung.’

Mahbub piawai merangkai metafora, alegori, dan asosiasi. Apa yang harusnya serius, di tangannya bisa menjadi jenaka.

Tulisan-tulisannya selalu memikat bahkan sejak paragraf pertama. Maka, rasanya tak berlebihan jika saya selalu merekomendasikan buku Mahbub-buku Mahbub Djunaidi.

Kemarin, saat nongkrong di kafe Lehaleha milik bos besar Pak Yai Edi “Taipan” Mulyono itu, seorang mahasiswa mendadak mendatangi saya dan meminta tips menulis jenaka. Saya tak punya tips yang jauh lebih masuk akal selain “Baca buku Humor Jurnalistik-nya Mahbub.”

Tips itu pula yang sering saya katakan kepada banyak orang, utamanya kalau saya diminta menjadi pemateri tentang penulisan kreatif.

humor jurnalistik

Bersama Umar Kayam dan Prie GS, Mahbub adalah penulis yang tulisan-tulisannya sering saya baca ulang. Saya banyak belajar menulis lucu dari tulisan-tulisannya, dan merasa sangat terberkati karena diberi kesempatan untuk mengenal kolom-kolomnya.

Saya nyaris selalu merasa gagal kalau menulis sesuatu yang serius, ngintelek, ndakik-ndakik, kontemplatif, dan hal-hal luhur lainnya, maka menulis lucu adalah ruang kompetisi yang setidaknya saya merasa tidak gagal-gagal amat. Dan hal itu, sedikit banyak, ada campur tangan tulisan-tulisan Mahbub.

Kalau Anda tertarik ingin bisa menulis “lucu”, buku-buku Mahbub, utamanya yang ‘Humor Jurnalistik’ ini tentu layak menjadi bacaan penting bagi Anda.

Menguak Serba-Serbi NLP yang Belum Banyak Dipahami

Proses belajar yang kurang berhasil bukan disebabkan oleh kurangnya kemampuan siswa. Tak sedikit siswa yang belum mengenal dan memahami dirinya sendiri. Sehingga akan sangat sulit untuk menentukan cara belajar yang tepat sejak awal.

Pendekatan yang dilakukan kepada siswa memang bisa terjalin melalui komunikasi yang efektif. Pendekatan melalui komunikasi secara personal membuat siswa jadi lebih terbuka dengan keinginan atau hambatan yang selama ini belum dapat dibenahi. Salah satu cara yang tepat untuk menemukan potensi dan melakukan pengembangan diri adalah melalui NLP (Neuro Linguistic Programming).

Apa Itu NLP?

NLP adalah suatu studi yang mempelajari hubungan antara proses neurologis, kemampuan berbahasa (linguistik), serta pola perilaku manusia yang digagas oleh Richard Bandler dan John Grinder sejak tahun 1972. Secara singkat, NLP bisa digambarkan sebagai teknologi untuk mengatur kembali kemampuan berbahasa, pola pikir, serta cara bertindak.

Akan sangat efektif jika NLP diterapkan kepada para siswa demi memunculkan potensi dan kesadaran diri siswa akan kemampuan yang dimilikinya.

Benarkah NLP Sama dengan Motivasi Diri?

Motivasi diri memang menjadi salah satu bagian dalam materi NLP, namun NLP tidak sepenuhnya membahas tentang motivasi diri. Ada banyak materi NLP lain yang harus dipahami misalnya tentang kecerdasan emosional, strategi berpikir dan bertindak, kemampuan berkomunikasi, serta penggambaran harapan yang ingin dicapai.

Melalui NLP, diharapkan siswa bisa memotivasi dirinya sendiri tanpa dipengaruhi oleh orang lain atau keadaan di sekitarnya. Proses ini begitu efektif untuk membuat siswa menjadi pribadi yang lebih mandiri dan selalu tertarik mempelajari hal-hal baru.

Agar bisa mempelajari banyak hal tentang NLP, jangan lupa untuk mengikuti seminar bertema NLP yang diadakan oleh Gess Indonesia, ya. Gess Indonesia (Global Educational Supplies and Solutions Indonesia) adalah organisasi bidang pendidikan yang sudah lebih dulu berdiri di Meksiko dan Dubai. Kehadiran Gess Indonesia diharapkan dapat pengambilan keputusan dan kemajuan kualitas pendidikan di tanah air.

Pemahaman akan NLP bisa diaplikasikan pada kehidupan siswa sedini mungkin. Sehingga nantinya motivasi dari diri sendiri bisa menyebar dan turut membuat lingkungan sekitar jadi lebih bersemangat. Tinggal mengakses http://bit.ly/1WfsBNU untuk melakukan pendaftaran secara online. Siapkan waktu di tanggal 30 September sampai 2 Oktober 2015 untuk menghadiri seminar NLP dan ragam seminar Gess Indonesia lainnya di JCC.

Daftar Harga Mesin Fotocopy Canon dan Xerox

Tadi malam, kawan saya mampir ke rumah dan bercerita tentang rencananya membuka usaha fotocopy, ia meminta tolong saya untuk mencarikan daftar harga mesin fotocopy yang bagus dan murah. Saya pun langsung browsing dan berusaha mencari data daftar harga yang diinginkan.

Sebenarnya ada banyak sekali produk Mesin fotocopy yang beredar di pasaran, namun, dari sekian banyak produk, yang paling populer adalah produk besutan Canon dan Xerox.

Berikut ini adalah Daftar Harga Mesin Fotocopy Canon dan Xerox

Canon IR 1024
Harga Pasaran:
Rp. 12.000.000,-
Canon IR 2420L
Harga Pasaran:
Rp. 17.600.000,-
Canon IR 2520
Harga Pasaran:
Rp. 19.800.000,-
Canon IR 2525
Harga Pasaran:
Rp. 31.500.000,-
Canon IR 2530
Harga Pasaran:
Rp. 44.500.000,-
Canon IR 2535
Harga Pasaran:
Rp. 55.500.000,-
Xerox DC
S1810 LCPS

Harga Pasaran:
Rp. 18.000.000,-
Xerox DC
S2010 LCPS

Harga Pasaran:
Rp. 20.000.000,-
Xerox DC
S2220 LCPS

Harga Pasaran:
Rp. 21.500.000,-
Xerox DC
S2220 CPS

Harga Pasaran:
Rp. 24.500.000 ,-
Xerox DC
S2420 LCPS

Harga Pasaran:
Rp. 23.600.000,-
Xerox DC
S2420 CPS

Harga Pasaran:
Rp. 26.500.000 ,-

Review Buku "The Bego Ideas for Student"

Selamat sore mas mbak. Bagaimana kabar sampeyan? (Semoga sampeyan ndak njawab begini: "Kabar Gembira, untuk kita semua, kulit manggis kini ada ekstraknya).

Jadi begini mas mbak, akhir-akhir ini, saya mulai sibuk dengan dunia perbukuan, maklum saja lah, saya ini kan sebentar lagi akan resmi jadi penulis, maksudnya buku saya sebentar lagi akan keluar. *pamer sithik rapopo tho?. Nah, karena itulah maka sekarang saya mulai banyak baca buku-buku humor agar bisa jadi referensi untuk karya-karya berikutnya.

Cara Membungkus Kado Sederhana (beserta gambar)

Beberapa waktu yang lalu, kawan adik saya yang masih SMP berulang tahun, dan seperti layaknya seorang bocah, adik saya ingin memberikan kado di hari ulang tahun kawannya tersebut. Saya sih ndak ada masalah, tapi yang buat saya repot, adik saya ini minta tolong sama saya untuk membungkuskan kado-nya. Saya ndak habis fikir, padahal kan membungkus kado itu gampang dan simpel, tapi kok ya ternyata masih saja ada yang ndak bisa membungkus kado.

Printer laser A3 yang bagus dan murah

Memilih Printer laser A3 yang bagus dan murah tentu bukanlah hal yang mudah, terlebih bagi orang baru mengenal serba-serbi printer laser A3. Hal ini tentu sangat berbeda dengan printer laser A4, karena printer laser A4 banyak sekali pengguna-nya, sehingga sangat mudah sekali untuk mencari referensi dan pembanding, sedangkan printer laser A3 penggunanya rata-rata adalah kalangan percetakan terbatas, maka sedikit sekali review yang bisa ditemukan.

Contoh Layout Buku

Layout atau tata letak buku adalah salah satu faktor penting dalam proses penyusunan. Faktor ini penting, karena mempengaruhi bagaimana perwajahan buku agar bisa tampak menarik dan tidak membosankan untuk dibaca. Walaupun terlihat sepele dan simpel, namun sebenarnya layout buku juga ikut memegan peranan penting dalam sukses atau tidaknya buku di pasaran, yah, walau secara tidak langsung.

Tentang Keyword Sinonim

Beberapa waktu yang lalu, saya mencoba membuat blog baru yang memang saya niatkan untuk saya isi dengan info-info seputar kontes blog, maklum, saya ini termasuk salah satu blogger banci kontes. Blog tersebut saya beri nama Ngontes.com dan beralamat di www.ngontes.com. Nah, untuk menunjang trafik blog tersebut, selain blogwalking di blog banci kontes lainnya, saya juga berusaha untuk memaksimalkan sisi SEO-nya. Nah, disinilah perkara bermula.

Visi PLN 2015 dan Harapanku pada PLN di masa depan

2 Agustus 2010, itulah hari yang bersejarah bagi warga kampung Cisuren Cicemet, Desa Sirnaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, pada tanggal itulah 15 keluarga di kampung ini bisa melihat lampu pijar di dalam rumahnya bersinar untuk pertama kalinya. Ini adalah kali pertama bagi 15 kepala keluarga warga kampung Cisuren tersebut dapat menikmati listrik sejak 65 tahun Indonesia merdeka, dan listrik tersebut bukan dari PLN, melainkan dari pembangkit listrik pikohidro hasil swadaya warga dengan dibantu oleh beberapa lembaga sosial.

Cara menambah Kapasitas Image Hosting Blogger

Bagi kita yang punya akun blogger (akun google), kita diberi quota kapasitas image hosting sebesar 1024 MB atau sekitar 1 GB, sebuah nilai kapasitas yang sangat besar untuk ukuran saya (karena memang saya jarang menggunakan blogger untuk mengupload gambar-gambar berukuran besar, sehingga sampai saat ini quota image hosting saya masih sekitar 1023 MB dengan kata lain, selama ini saya hanya menggunakan 1 MB untuk mengupload gambar).

Isi Konten Posting yang dilarang oleh Blogger

Menulis konten unik dan menarik untuk posting di blog memang menjadi salah satu kunci untuk kesuksesan blog, Namun tanpa disadari, ternyata banyak blogger yang justru bermasalah dengan hal yang satu ini, yaitu tanpa sadar melakukan pelanggaran demi membuat sebuah konten yang unik dan menarik. Pelanggaran apakah? Pelanggaran perihal penulisan isi konten posting.

Njenang Abang ala Blogger dan Picassa

Dalam adat jawa, istilah Njenang Abang adalah nama sebuah prosesi ritual memasak jenang merah sebagai syarat ketika seseorang akan mengganti atau menambahi namanya. Ritual ini biasanya dilakukan oleh orang yang namanya dirasa tidak membawa berkah atau hoki, sehingga berniat untuk mengganti atau menambahi namanya dengan harapan nama yang baru bisa memberi keberkahan.