Icip-icip Mie Celor, Mie khas Palembang

Sungguh betapa beruntungnya saya saat beberapa waktu yang lalu, saya diundang sama Kementerian Pariwisata buat ikut meliput acara Musi Triboatton 2016 di Palembang. Yah, kapan lagi saya bisa dolan ke Palembang dan nonton lomba balap kapal internasional secara gratis.

Nah, tentu rasanya durhaka jika sudah ke Palembang tapi tidak menikmati aneka kuliner khas yang ada di Palembang. Maka, di sela-sela kegiatan peliputan, saya dan beberapa bloger yang juga diundang untuk meliput menyempatkan diri untuk mencicipi kuliner-kuliner khas Palembang.

Salah satu yang menjadi tujuan utama kami adalah Mie Celor, yang mana merupakan mie khas Palembang yang begitu termasyur di jagad per-eMie-an nasional. #Halah.

Ada banyak gerai mie celor di Palembang, tapi yang paling terkenal dan tersohor tentu saja adalah Mie Celor 26 Ilir H Syafe'i. Gerai Mie Celor Mie Celor 26 Ilir H Syafe'i ini terletak di Jl. Merdeka, Talang Semut, Bukit Kecil, Kota Palembang. Warungnya sederhana, tak jauh berbeda seperti warung makan pada umumnya, tapi ramainya, duuuh, ngaudubillah setan. Beruntung pas saya dan rombongan datang, ruangan atas sedang kosong. Alhamdulillah, berkah anak sholeh.

Dinamakan Mie Celor karena dalam proses pembuatannya, mie telur yang menjadi bahan utama ini direbus dengan metode dicelor-celor, alias dicelup-celup.

Yang membedakan mie celor dengan mie kebanyakan adalah ukurannya yang luar biasa besar dan montok. mungkin dua atau tiga kali lebih besar dibandingkan dengan ukuran mie instan yang biasa dijual di pasaran.



Mie celor disajikan hangat dalam campuran kuah santan dan kaldu ebi, ditambah taoge dan irisan telur rebus, serta ditaburi irisan seledri, daun bawang dan bawang goreng. campuran kuah santan dan kaldu ebi pada mie celor ini membuat kuah mie celor begitu kental. Oleh banyak orang, kekentalan mie celor inilah yang menjadi salah satu cita rasa spesial dari mie celor.



Urusan rasa, jangan ditanya lagi. Gurih dan sedapnya begitu terasa. Kuahnya yang kental membuatnya begitu mudah untuk dinikmati hanya dengan menggunakan garpu (tanpa harus menggunakan tambahan cendok untuk mengambil kuahnya).



Mie celor ini akan terasa semakin nikmat jika anda memakannya sambil membaui aroma ebi sesaat sebelum masuk ke mulut. Dan tentu akan lebih sedap lagi jika anda menikmatinya sambil disuapi sama orang terkasih. Hahaha

Untuk harga per porsinya, mohon maaf, saya tidak tahu-menahu, lha wong saya ini cuma dibayari je.




0 Response to "Icip-icip Mie Celor, Mie khas Palembang"

Posting Komentar

Terima kasih sudah memberikan Komentar anda di Blog Ini